Membangun Kreativitas Guru di Masa Pandemi melalui Cyberspace Learning Model

Penulis

  • Dedi Mulyasana Universitas Langlang Buana

Kata Kunci:

blended learning model, cyberspace learning model, kreativitas

Abstrak

Hidup itu berpikir. Tidak ada kehidupan tanpa berpikir. Berpikir kritis dengan ide-ide kreatif dan gagasan inovasi adalah salah satu kunci untuk membuka rahasia kehidupan di tengah kompetisi yang berkembang amat pesat. Berpikir kreatif (to create) adalah berpikir tentang cara-cara yang lebih efektif untuk menciptakan sesuatu yang baru. Berpikir kreatif adalah berpikir melampaui kebiasaan-kebiasaan. Berpikir kreatif umumnya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki spirit dan motivasi unggul. Kreativitas seseorang akan mudah terangsang apabila tumbuh di tengah perubahan. Namun demikian, pemikir kreatif akan terus berpikir sekalipun hidup di tengah lingkungan yang miskin akan perubahan. Apalagi ketika lingkunganya berubah dikarenakn pandemi. Untuk itu, guru tidak hanya dituntut mampu menguasai materi pelajaran yang bermutu saja, tapi juga harus mampu mengembangkan metode pembelajaran secara kreatif. Terlebih dengan kondisi darurat seperti sekarang, dimana proses pembelajaran telah bergeser dari pembelajaran di kelas ke pembelajaran di dunia maya (cybersface learning model). Kondisi ini menuntut guru mampu mengembangkan model pembelajaran campuran (blended learning model) antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran tertutup melalui online.

Diterbitkan

2020-11-24

Terbitan

Bagian

Articles