Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa melalui Metode Problem-Based Learning dan Problem Solving pada Materi Bangun Datar Segiempat
Kata Kunci:
hasil belajar, problem-based learning, problem solvingAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika dalam materi bangun datar Segiempat, antara siswa yang menggunakan metode pembelajaran problem-based learning dengan siswa yang menggunakan metode problem solving. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Sampel penelitian ini sebanyak 60 siswa terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelas VII C sebanyak 30 siswa yang diajarkan dengan menggunakan Metode problem-based learning, dan kelas VII D sebanyak 30 siswa sebagai kelompok siswa yang diajarkan menggunakan metode problem solving. Hasil penelitian diperoleh diperoleh data bahwa hasil belajar siswa melalui metode problem-based learning memiliki mean 77,50, median 77,90 modus 77,00, dan simpangan baku 13,48. Selanjutnya, hasil belajar siswa melalui metode problem solving memiliki mean 70,20, median 72,19, modus 73,70 dan simpangan baku 83,13. Berdasarkan hipotesis diperoleh thitung=2,54>ttabel=2,00 pada taraf nyata ?=0,05 (df=58). Dengan hasil ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa harga thitung signifikan pada taraf nyata 0,05, dengan demikian maka H1 diterima dan H0 ditolak.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




