Analisis Kemampuan Bepikir Kritis Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kata Kunci:
kemampuan berpikir kritis, pembelajaran IPA, penelitian kualitatifAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, mengetahui faktor-faktor yang membentuk kemampuan berpikir kritis dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V-B di SDI Baiturrahman Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-B dan guru kelas V-B SDI Baiturrahman tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh : 1) Kemampuan berpikir kritis meliputi 5 indikator, yaitu : memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lebih lanjut, mengatur strategi dan taktik. Dari kelima indikator tersebut hanya indikator memberikan penjelasan lebih lanjut yang berkategori rendah. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam berpikir kritis di SDI Baiturrahman, Jakarta Timur yaitu : kondisi fisik, motivasi diri, kecemasan, perkembangan intelektual, interaksi. 3) Kendala-kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis di SDI Baiturrahman Jakarta Timur, yaitu : model atau teknik pembelajaran yang kurang bervariasi, kesulitan dalam menggunakan alat penunjang pembelajaran, dan siswa kurang bisa mengembangkan argumentasinya dalam memberikan pernyataan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




