Membangun Pendidikan Dasar Unggul Menuju Indonesia Emas 2045: Integrasi Transformasi Pembelajaran, Teknologi Cerdas, dan Penguatan Karakter
Keywords:
Pendidikan dasar unggul, Transformasi pembelajaran, Teknologi cerdas, Pemikiran komputasional, Penguatan karakterAbstract
Pendidikan dasar memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang produktif, adaptif, inovatif, dan berkarakter untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tantangan perubahan sosial dan perkembangan teknologi menuntut sekolah dasar melakukan transformasi yang tidak berhenti pada penyediaan perangkat digital. Transformasi perlu mencakup mutu pembelajaran, kompetensi guru, tata kelola, asesmen, serta pembentukan karakter peserta didik. Gagasan utama presentasi ini menempatkan tiga pilar sebagai fondasi pendidikan dasar unggul, yaitu transformasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi cerdas, dan penguatan karakter. Transformasi pembelajaran diarahkan pada praktik yang aktif, bermakna, berpusat pada anak, serta mengembangkan literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui pembelajaran mendalam, inkuiri, pembelajaran berdiferensiasi, dan pembelajaran berbasis proyek. Pemanfaatan teknologi cerdas diwujudkan melalui Learning Management System, media interaktif, laboratorium virtual, simulasi digital, analitik data, dan kecerdasan buatan. Teknologi tersebut dapat mendukung personalisasi pembelajaran, pemantauan perkembangan, serta efisiensi administrasi. Namun, teknologi tetap diposisikan sebagai mitra strategis guru, bukan pengganti peran pendidik. Guru tetap bertanggung jawab mengembangkan empati, keterampilan sosial, kepemimpinan, etika, dan nilai kemanusiaan. Penguatan karakter menjadi landasan agar kecakapan digital berjalan seimbang dengan integritas dan nilai Pancasila. Presentasi juga menekankan pentingnya pemikiran komputasional melalui dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Keempat fondasi ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPAS melalui kegiatan inkuiri dan pemecahan masalah kontekstual, seperti merancang alat penjernih air sederhana. Dengan demikian, pendidikan dasar unggul memerlukan sinergi antara pembelajaran transformatif, teknologi yang bertanggung jawab, guru profesional, lingkungan sekolah yang inklusif, dan kemitraan dengan keluarga serta masyarakat. Transformasi tersebut perlu dimulai dari ruang kelas dan dilaksanakan secara berkelanjutan bagi generasi masa depan Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara IV

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




