Pembelajaran Daring pada Pembelajaran Bahasa dalam Implementasi MBKM
Kata Kunci:
implementasi MBKM, pembelajaran bahasa, pembelajaran daringAbstrak
Pengajaran bahasa asing tidak hanya dilakukan dalam hal aturan linguistik saja tetapi juga budaya dari bahasa target. Kompetensi Antarbudaya merupakan peran integral dalam belajar hidup bersama. Homogenisasi budaya dan fragmentasi budaya. Bahasa sebagai alat komunikasi tidak terlepas dari budaya. Oleh karena itu pemahaman budaya bahasa target dapat membuat komunikasi menjadi lebih efektif. Diperlukan strategi tertentu dalam pembelajaran Bahasa melalui pembelajaran daring. Pendekatan etik dan emik merupakan salah satu cara dalam intercultural competence. Kompetensi antarbudaya sebagai katalisator untuk mempromosikan budaya koeksistensi yang damai dan harmonis. Kompetensi Interkultural merubah cara pandang dari ethnosentrisme menjadi ethnorelativisme.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




