Peningkatan Kemampuan Belajar IPA Materi Siklus Air melalui Model Group to Group Exchange
Keywords:
kemampuan belajar IPA, model group to group exchangeAbstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan belajar IPA materi Siklus Air melalui model Group to Group Exchange pada siswa kelas V SDN Telaga Asih 04 semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek peneltian 25 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus mengikuti model Kemmis dan Tagart. Instrumen untuk pengumpulan data menggunakan tes tertulis, observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan membandingkan skor tiap siklus dengan nilai kegiatan belajar mengajar yang telah ditetapkan yaitu 75, sekaligus ditandai dengan peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal yaitu 80% dari total siswa yang mencapai nilai di atas KKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil tes akhir tiap siklus yaitu pada prasiklus rata-rata hasil belajar kemampuan 68,4 dengan ketuntasan belajar 16%, pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa. Skor mencapai 70,8 dengan ketuntasan belajar 16%, pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 73,6 dengan ketuntasan belajar 40%, pada siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 86,4 dengan ketuntasan 92%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan belajar IPA materi pelajaran siklus air melalui model Group to Group Exchange pada siswa kelas V SDN Telaga Asih 04 Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




