Optimalisasi Pembelajaran Morfologi Bahasa Indonesia melalui Media Pohon Imbuhan untuk Meningkatkan Pemahaman Prefiks pe- dan me- pada Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Darwis Stkip Kusuma Negara
  • Maria Ulfa STKIP Kusuma Negara

Keywords:

hasil belajar media pohon imbuhan, prefiks pe- dan me-, morfologi, sekolah dasar

Abstract

Penguasaan morfologi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena menentukan kemampuan peserta didik dalam memahami struktur kata, membangun kosakata, dan mengembangkan keterampilan berbahasa secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi prefiks pe- dan me- melalui penerapan media Pohon Imbuhan di kelas V SD Negeri 8 Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pohon Imbuhan mampu meningkatkan ketuntasan belajar secara bertahap, yaitu dari 43,33% pada pra tindakan menjadi 83,33% pada siklus I dan 93,33% pada siklus II, sehingga melampaui indikator keberhasilan sebesar 85%. Peningkatan tersebut didukung oleh pembelajaran kooperatif yang memberikan pengalaman belajar konkret, visual, dan interaktif sehingga peserta didik lebih mudah mengidentifikasi kata berprefiks, membedakan jenis prefiks, serta menguraikan kata menjadi prefiks dan kata dasar. Dengan demikian, media Pohon Imbuhan efektif digunakan sebagai inovasi pembelajaran morfologi Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Downloads

Published

2026-09-01