Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan dengan Permainan Meronce

Authors

  • Sukartini S STKIP Kusuma Negara
  • Rini Herminastiti STKIP Kusuma Negara
  • Tina Maharani STKIP Kusuma Negara

Keywords:

berhitung permulaan, permainan meronce.

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan untuk anak usia 4-5 tahun di kelompok A semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 di PAUD Kasih Ibu, karena kemampuan berhitung kemampuannya  masih rendah. Terbukti dari 14 anak baru ada 3 anak  yang kemampuannya berkembang sesuai harapan/ dapat berhitung 1-10 dengan benar. Metode penelitian ini  penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart, yang mencakup 2 siklus dalam 1 siklus mencakup 4 tahap yaitu planning (perencanaan), acting (pelaksanaan), observing (observasi) dan reflecting (Refleksi). Penelitian ini dilakukan melalui permainan meronce sehingga anak dapat bermain sambil belajar berhitung yaitu dengan menghitung manik-manik baik sebelum dironce maupun sudah dironce. Data yang dikumpulkan untuk mengetahui kemampuan berhitung permulaan yaitu melalui observasi,  wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berhitung permulaan 1-10 pada pratindakan sama dengan 40,57%, siklus I sama dengan 60,26%, siklus II sama dengan 79%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan melalui permainan meronce  dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan.

Downloads

Published

2020-04-21

Issue

Section

Articles