Penerapan Konsep Manajemen Berbasis Genetik pada Peningkatan Kinerja Sekolah Inklusi

Authors

  • Venny Oktaviany STKIP Kusuma Negara
  • Indra Halim STKIP Kusuma Negara

DOI:

https://doi.org/10.37640/jip.v11i2.102

Keywords:

Manajemen, Genetik, Sekolah Inklusi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan model manajemen berbasis genetik dan mendapatkan gambaran tentang efektifitas dan efisiensi sekolah inklusi. Manajemen berbasis genetik adalah pengelolaan segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber, baik personal maupun material, secara efektif dan efisien guna menunjang tercapainya tujuan pendidikan di sekolah secara optimal melalui fokus pada satu kecerdasan sehingga setiap orang akan merasa nyaman, pas dengan apa yang mereka lakukan dan pas dengan mesin kecerdasan yang dominan yang digunakara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data yang bersifat kualitatif dengan deskriptif analitik non statistic yang bertujuan untuk menganalisis personaliti genetik ditinjau dari tes genetik. Penelitian ini dilakukan di Bizsmart Sekolah Inklusi, dengan subjek penelitian adalah seluruh sumber daya manusia yang terlibat beserta seluruh siswa berkebutuhan khusus. Instrumen penelitian adalah hasil evaluasi siswa dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan cara memetakan berdasarkan genetik sangat membantu siswa, guru dan tenaga pendidik lainnya untuk dapat lebih mudah dan nyaman dalam proses pembelajaran, karena menyesuaikan metode dengan potensi genetik masing-masing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainscow, M. (2001). Developing inclusive schools: implications for leadership. Extraído el, 25, 1-6.

Alindra, A. L. (2018). Kajian Aksiologi Metode STIFIn dalam Pemetaan Mesin Kecerdasan Manusia. Jurnal Filsafat Indonesia, 1(1), 23-29.

Damayanti, T., Hamdan, S.R., & Khasanah A.N. (2017). Kompetensi Guru dalam Proses Pembelajaran Inklusi pada Guru SD Negeri Kota Bandung. SCHEMA: Journal of Psychological Research, 3(1), 79-88.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2000). Metode Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Gunadi, I. (2016). Education and Development of Student’s Character Based on Personality Genetic. Proceeding International Conference on Education and Training, 410-416.

Gunadi, I. (2018). Pengembangan Model Kepemimpinan Sekolah dengan Pendekatan Konsep STIFIn [PDF file]. Retrieved from http://stifinbekasi.com/wp-content/uploads/2019/03/Pengembangan-Model-Kepemimpinan-Sekolah-dengan-Pendekatan-Konsep-STIFIn.pdf

Herawati, N. I. (2012). Pendidikan Inklusif. Eduhumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 1-11.

Huberman, A. M., & Miles, M. B. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Lunenburg, F. C., & Ornstein, A. C. (2012). Educational Administration. New York: Wadsworth.

Maulipaksi, D. (2017). Sekolah Inklusi dan Pembangunan SLB Dukung Pendidikan Inklusi [HTML file]. Retrieved from https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/ 2017/02/sekolah-inklusi-dan-pembangunan-slb-dukung-pendidikan-inklusi.

Monde, A. (2017). Era Genetik: Era Mengembangkan SDM, Jakarta: Qurrotu A’yun.

Nistiningtyas, N. (2013). Tes STIFIn Dalam Mencapai Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Tarikh di Kelas VIII dI SMP IT Al-Amri Probolinggo (Disertasi Doktor tidak dipublikasi). UIN Sunan Ampel, Surabaya.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2009). Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. Jakarta: Kemenkumham.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (1991). Pendidikan Luar Biasa. Jakarta: Kemenkumham.

Poniman, F. (2013). Penjelasan Hasil Tes Stifin, Mengenali Cetak Biru Hidup Anda. Jakarta: PT. Stifin Fingerprint.

Poniman, F., & Ariezta, M. (2018). Panca Rona, Jakarta: Yayasan STIFIn.

Poniman, F., & Hidayat, Y. (2015). Manajemen HR STIFIn Terobosan Untuk Mendongkrak Produktivitas. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Rafianti, I., & Pujiastuti, H. (2017). Analysis of Students'mathematical Power in Terms of Stifin Test. Infinity Journal, 6(1), 29-36.

Undang-Undang Republik Indonesia. (2003). Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kemenkumham.

Yusuf, M. (2012). Kinerja Kepala Sekolah dan Guru dalam Mengimplementasikan Pendidikan Inklusif. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(4), 382-393.

Downloads

Published

2020-01-09