Hubungan antara Kebiasaan Berpikir dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP
Keywords:
habit of mind, hasil belajar matematika, kebiasaan berpikirAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kebiasaan berpikir dan hasil belajar matematika siswa SMP. Jenis penelitiannya adalah kuantitatif, sedangkan metodenya ialah korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa, tepatnya 30 siswa kelas VIII A. Instrument yang digunakan adalah soal tes dan angket. Soal tes berbentuk essay dan angket menggunakan skala likert. Analaisis data menggunakan rumus Uji pearson product moment. Berdasarkan hasil uji persyaratan analisis, data hasil belajar matematika dan kebiasaan berpikir dengan menggunakan uji Lilliefors, diperoleh nilai Lhitung berturut-turut sama dengan 0,0819 dan 0,0773, di mana nilai Lhitung tersebut keduanya lebih dari Ltabel sama dengan 0.1618. Dengan demikian kedua data berdistribusi normal. Sedangkan uji hipotesis, hasil analisis koefisien korelasi diperoleh rhitung sama dengan 0,996 dan rtabel untuk n sama dengan 30 dan ? sama dengan 0,05 adalah 0,361. Karena rhitung lebih dari rtabel maka disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan (habit of mind) dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Santo Markus II, Jakarta Timur. Sedangkan koefisien determinasi sebesar 0,992 atau 99,20% variasi hasil belajar dipengaruhi oleh kebiasaan berpikir.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
