Pelatihan Inovasi Pembelajaran di Era Kenormalan Baru pada Guru-Guru SMK Islam Baidhaul Ahkam Sepatan

Authors

  • Goziyah Goziyah Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Agus Sulaeman Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Achmad Suherman Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.37640/japd.v1i1.934

Keywords:

daring, guru, pembelajaran

Abstract

Era kebiasaan baru dalam dunia pendidikan menjadi tantangan bagi pelaku pendidikan. Dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19 sangat luas dan bersifat multi dimensi. Kegiatan belajar mengajar yang bisanya dilaksanakan secara tatap muka secara langsung, dimana pendidik dan peserta didik hadir secara fisik di ruang-ruang kelas dan tempat-tempat belajar, kini digantikan dengan kegiatan pembelajaran melalui media elektronik (e-learning) baik secara singkron ataupun secara nir-sinkron. Metode pembelajaran jarak jauh atau BDR masa pandemi Covid-19 di tahun pelajaran 2020/2021 harus dilakukan. Guru dan murid harus siap melaksanakan pembelajaran daring. Guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran harus memperoleh pelatihan-pelatihan agar pembeljaran daring menarik dan tidak jenuh. Pelatihan yang diberikan pada guru SMK Islam Baidahaul Ahkam berupa penguatan motivasi, metode pembelajaran daring, dan memberikan beberapa alternatif laman resmi baik untuk digunakan oleh pendidik (guru), peserta didik maupun orangtua peserta didik dalam pembelajaran daring.

References

Arikunto, S. (2006). Metodelogi penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Aritonang, K. T. (2008). Minat dan motivasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal pendidikan penabur, 7(10), 11-21.

Djamarah, S. B. (2008). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta

Daryanto, (2010). Media Pembelajaran Peranannya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Dimyanti. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Ellis, R. (2009). Task?based language teaching: Sorting out the misunderstandings. International journal of applied linguistics, 19(3), 221-246.

Kusmiatun. A. (2013). Need Assesment of Learning Bahanals of Indonesian for Acdemic Purpose for Speaker of Other Language. ResearchER World, Malegaon, 8(3), 151-159.

Mutoharoh, M., Sulaeman, A., & Goziyah, G. (2018). Interferensi Morfologi dalam Karangan Narasi Mahasiswa Thailand Semester IV Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 1(1), 84-97.

Nicholson, S. J., & Center, F. L. E. (2014). An Analysis of the Task-Based Syllabuss. Makalah dimuat dalam International Journal of English Language Education, 2(1), 259-272.

Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudijono Anas (2000). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugihartono, F. K., Harahap, F., Setiawati, F. A., & Nurhayati, S. R. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2006). Metode Penelitian Tindakan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Sulaeman, A., & Ariyana, A. (2018). Pengaruh penggunaan model pembelajaran examples non-examples terhadap hasil belajar menulis teks berita pada siswa kelas viii SMPN 14 Kota Tangerang. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 1(2), 205-215.

Suyitno, I. (2008). Norma Pedagogis dan Analisis Kebutuhan Belajar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Diksi, 15(1), 111-119.

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2021-04-30