Pemberdayaan Remaja Dalam Peningkatan Kesehatan Neuromuskular Melalui Aktivitas Fisik Dan Edukasi Nutrisi Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Kanker Tulang
DOI:
https://doi.org/10.37640/japd.v6i2.3104Keywords:
aktivitas fisik , kanker tulang, kesehatan neuromuskular, nutrisi, remajaAbstract
Pendahuluan: Rendahnya aktivitas fisik, keterbatasan pengetahuan nutrisi, serta kurangnya pemahaman mengenai kesehatan neuromuskular dan tulang pada remaja menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat remaja melalui aktivitas fisik dan edukasi nutrisi sebagai upaya promotif-preventif terhadap risiko kanker tulang. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan April-Juni 2026 dengan melibatkan 25 remaja Karang Taruna. Tahapan kegiatan meliputi asesmen awal, edukasi kesehatan, pelatihan aktivitas fisik neuromuskular, edukasi nutrisi, pemanfaatan media digital, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil: Pengetahuan kategori baik meningkat dari 32% menjadi 80%, dengan rerata nilai meningkat dari 60,9 menjadi 85,5. Aktivitas fisik rutin meningkat dari 32% menjadi 76%, sedangkan perilaku konsumsi sumber kalsium meningkat dari 32% menjadi 72% dan protein dari 52% menjadi 84%. Sebagian besar indikator kegiatan mencapai atau melampaui target yang ditetapkan. Kesimpulan: Program pemberdayaan berbasis edukasi, aktivitas fisik neuromuskular, nutrisi, dan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan serta mendorong perilaku sehat remaja dalam mendukung kesehatan neuromuskular dan tulang.
References
Hereford, T., Kellish, A., Samora, J. B., & Nichols, L. R. (2024). Understanding the importance of peak bone mass. Journal of the Pediatric Orthopaedic Society of North America, 7(100031), 1–6. https://doi.org/10.1016/j.jposna.2024.100031
Mahyudin, F., Edward, M., Basuki, M. H., Bari, Y. A., & Suwandani, Y. (2018). Osteosarcoma Has Not Become Attention to Society Profile of Osteosarcoma Patients at dr. Soetomo General Hospital Surabaya “A Retrospective Study.” Journal Orthopaedi and Traumatology Surabaya, 7(1), 20–30. https://doi.org/https://doi.org/10.20473/joints.v7i1.2018.20-30
Mocini, E., Cardinali, L., Vincenzo, O. Di, Moretti, A., Baldari, C., Iolascon, G., & Migliaccio, S. (2025). An Integrated Nutritional and Physical Activity Approach for Osteosarcopenia. Nutrients, 17(2842), 1–19. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/nu17172842
National Cancer Institute. (2018). Primary bone cancer. National Institutes of Health.
Ouyang, C., Liu, X., Chen, C., & Chen, C. (2025). Urban–rural disparities in diagnosis, treatment, and prognosis of primary bone cancer: An Observational Study. Medicine, 104(43), 1–8. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000045548
Wardhani, I. K., Djajanti, C. W., & Wiguna, Y. (2025). Rasio Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Osteoporosis Pada Lansia. Jurnal Mitra Keluarga, 7(2), 239–246.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Utami Dewi, Ayuda Nia Agustina, Ayu Muthia, Al Mukarromah Adnan, Alifiya Nur Fadhilah, Daniel Petra, Zulkarnaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


















