Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara

Authors

  • Ni Kadek Adelia Kaniska Dewi Universita Pendidikan Nasional
  • I Wayan Dikse Pancane Universitas Pendidikan Nasional, Bali

Keywords:

pengabdian masyarakat, PMT, regulasi, standardisasi hukum, stunting

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis peran standarisasi hukum Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam mendukung penurunan stunting di Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif melalui penyuluhan hukum, diskusi, dan pendampingan teknis kepada perangkat kelurahan, kader posyandu, serta masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan pemahaman terhadap regulasi PMT meningkatkan kualitas pelaksanaan program, ketertiban administrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan. Standarisasi hukum berperan penting dalam menciptakan pelaksanaan PMT yang lebih terarah, transparan, dan akuntabel sehingga mendukung percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.

References

Amanda, R., Fazira, Z., & Putri, S. (2024). Meningkatkan sinergiritas dan percepatan penurunan stunting dengan pemberian makanan tambahan (PMT). Pintoe: Pengabdian Teuku Umar, 2(2).

Anjelina, P., & Rodiyah, I. (2024). Preventing stunting through effective supplementary feeding. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 15(3).

Attazkiatul ’Ulya, N., & Maharani, C. (2024). Evaluation of the implementation of the supplementary food program as an effort to improve nutrition of stunting toddlers. Medikora, 23(2).

Cahya, R. D., Rosnaeni, F., & Sandi, A. (2023). Sosialisasi cegah stunting dan pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita. Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 77–82.

Ningtiyas, L. K. (2025). The effectiveness of the supplementary feeding program (PMT) on the nutritional status of children under five. Journal for Research in Public Health, 7(2).

Purwanto, R. M., Farhana, Y. A., Dewandaru, A., & Arundinasari, I. (2023). Implementasi program pemberian makanan tambahan (PMT) dan kegiatan posyandu sebagai upaya penurunan angka stunting. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan.

Ruhana, R., Istiqomah, I., & Kusvitasari, H. (2025). Evaluasi pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita stunting usia 24–59 bulan. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Solehah, N. Z., Lastyana, W., & Sofya, S. W. (2025). Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk balita dalam rangka pencegahan stunting. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 6(3).

Yuliasari, S., Machbub, S. S. L., & Mutolib, A. (2023). Pencegahan stunting pada balita melalui edukasi pemberian makanan tambahan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif, 3(2).

Zulfikar, D. R., & Afriandi, F. (2024). Edukasi pemberian makanan tambahan (PMT) puding kelor untuk pencegahan stunting. Pintoe: Pengabdian Teuku Umar.

Downloads

Published

2026-06-01