Pendampingan Program Kegiatan Kolaborasi Literasi
DOI:
https://doi.org/10.37640/japd.v4i1.1825Keywords:
caption Instagram, gawai, kolaborasi literasi, teks berbahasa InggrisAbstract
Ketertarikan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Masjid Terminal (Master) di Depok untuk membaca dinilai rendah, padahal pembiasaan akan membentuk kemampuan membaca siswa sehingga dapat membentuk kemampuan literasi mereka. Informasi awal menujukkan bahwa siswa cenderung lebih tertarik dengan gawai yang diperbolehkan untuk mereka bawa ke sekolah. Biasanya mereka gunakan gawai tersebut untuk berinteraksi dengan teman melalui media sosial atau memainkan games. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk mengenalkan siswa dan guru terhadap kegiatan kolaborasi literasi dengan menggunakan media Instagram yang melibatkan tiga puluh orang siswa. Melalui observasi, angket, dan pertanyaan terbuka diketahui bahwa siswa memberikan respon positif terhadap kegiatan khususnya kegiatan membaca dan berdiskusi secara berkelompok, tetapi mereka menyampaikan kendala terkait dengan kegiatan menulis caption yang di unggah di Instagram. Temuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini akan digunakan sebagai bahan analisis dan pertimbangan untuk kegiatan pengabdian masyarakat yang berikutnya. Yang juga diharapkan adalah temuan dari kegiatan ini dapat memberikan masukan bagi praktisi pendidikan dan sosial untuk melakukan berbagai kegiatan pembinaan berkelanjutan yang ditujukan untuk perbaikan kualitas siswa khususnya terkait dengan kemampuan literasi mereka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Herlina Herlina, Sari Astuti, Sri Lestari, Audy Yundayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

















