Analisis Teknik Pertandingan Pencak Silat Kategori Tanding Level Elit
DOI:
https://doi.org/10.37640/sj.v1i1.1994Keywords:
Atlit elit, kategori tanding, pekan olahraga nasional, pencak silatAbstract
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi klasifikasi performa teknik atlet putra dan putri, serta mengetahui perbedaan performa teknik atlet putra dan atlet putri pada pertandingan pencak silat kategori tanding. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif metode survei. Sampel penelitian 288 atlet dalam 48 partai final tiga kejuaraan pencak silat level elit PON, Pengumpulan data melalui pengamatan pada video pertandingan, mencatat semua performa teknik pukulan, tendangan sabit, tendangan depan, tendangan samping, tendangan belakang, bantingan, guntingan, dan sirkelan dan dianalisis menggunakan perangkat SPSS.22.0. Hasil identifikasi performa teknik menunjukan teknik pukulan (3.135 ± 2.440), teknik tendangan sabit (2.958 ± 2.250), teknik tendangan depan (1.531 ± 1.748), teknik tendangan samping (1.819 ± 2.038), teknik tendangan belakang (0.0347 ± 0.248), teknik bantingan (0.747 ± 1.016), teknik guntingan (1.906 ± 1.861), teknik sapuan (0.281 ± 0.652). Berdasarkan jenis kelamin (gender) ditemukan perbedaan pada performa teknik pukulan, tendangan depan, tendangan samping (Asypm.Sig 2-tailed < 0,05), sedangkan untuk performa teknik tendangan sabit, tendangan belakang, bantingan, guntingan, dan sapuan tidak di temukan perbedaan (Asypm.Sig 2-tailed > 0,05). Performa teknik pukulan pada atlet putra merupakan yang tertinggi dan tendangan sabit pada atlet putra merupakan yang terendah, namun untuk atlet putri tendangan samping merupakan yang tertinggi dan pukulan yang terendah.




