Peran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Mendukung Peningkatan Kesehatan dan Prestasi Kognitif Siswa Sekolah Dasar di Era Intervensi Gizi Nasional
Keywords:
Program Makan Bergizi Gratis, Kesehatan Siswa, Prestasi KognitifAbstract
This study aims to analyze the role of the free nutritious meal program (MBG) in supporting improvements in the health and cognitive performance of elementary school students within the context of national nutritional interventions. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing data collection methods such as observation, interviews, and document analysis to gain a comprehensive understanding of the program's implementation in the school environment. The findings indicate that the MBG program positively impacts students' physical well-being—enhancing energy levels, physical fitness, and school attendance—which indirectly supports the learning process. Furthermore, the program contributes to improved concentration, active participation, and cognitive abilities, including memory retention and comprehension of subject matter. However, the implementation of the MBG program faces various challenges, such as logistical constraints, limited facilities, inconsistent food quality, and socio-cultural factors influencing student acceptance. Conversely, there are opportunities to further develop the program through cross-sector collaboration, the innovation of locally-sourced menus, and the integration of nutrition education into the curriculum. The study concludes that the MBG program holds significant potential as a strategic intervention to enhance the health and educational outcomes of elementary school students, provided there is strengthened program management, stakeholder support, and a sustainability strategy adapted to local conditions..
References
Astuti, R. (2020). Pengaruh Status Gizi Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 8(2), 90–98.
Fitriani, N. (2020). Pengaruh Asupan Gizi Terhadap Kebugaran Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Gizi Indonesia, 9(2), 101–108.
Handayani, R. (2018). Pola Konsumsi Makanan dan Status Gizi Anak Usia Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 45–52.
Hastuti, D. (2020). Integrasi Program Kesehatan dan Pendidikan dalam Meningkatkan Gizi Anak Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 102–110.
Hidayat, A. (2018). Peran Manajemen Sekolah dalam Program Kesehatan Siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(2), 112–120.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurniawati, D. (2020). Faktor Budaya dalam Pola Konsumsi Anak Sekolah Dasar. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 12(1), 34–42.
Lestari, D. (2020). Hubungan Pola Makan Dengan Daya Tahan Tubuh Anak Sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(2), 77–84.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Jakarta: UI Press.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nugroho, A. (2021). Hubungan Kesehatan Fisik dengan Prestasi Akademik Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 33–41.
Permatasari, D. (2019). Status Gizi dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Gizi dan Pendidikan, 5(2), 60–68.
Prasetyo, A. (2020). Implementasi program gizi sekolah dalam meningkatkan kesehatan peserta didik. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 45–53.
Prasetyo, A. (2020). Pendekatan Berbasis Lokal Dalam Program Kesehatan Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 8(2), 95–103.
Pratama, A. (2021). Program Makanan Sekolah dan Tingkat Kehadiran Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(1), 55–63.
Putri, R. (2021). Evaluasi Implementasi Program Gizi Sekolah di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 10(2), 120–128.
Rachmawati, N. (2021). Keberlanjutan Program Gizi Sekolah dalam Peningkatan Kesehatan Anak. Jurnal Gizi dan Pangan Indonesia, 16(1), 45–53.
Rahmawati, D. (2020). Implementasi Program Gizi Sekolah dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Siswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 45–53.
Santoso, B. (2019). Kolaborasi Lintas Sektor dalam Program Gizi Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(3), 210–218.
Saputra, R. (2022). Inovasi Program Gizi Sekolah Berbasis Teknologi. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 11(3), 150–158.
Sari, D. P., & Nugroho, H. (2021). Hubungan Asupan Gizi dengan Kemampuan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(1), 23–30.
Sari, M. (2019). Intervensi Gizi dan Perubahan Indikator Kesehatan Anak Sekolah. Jurnal Gizi dan Pangan, 14(1), 23–30.
Setiawan, B. (2019). Faktor Keberhasilan Program Gizi Sekolah Berbasis Kolaborasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 88–96.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhardjo. (2017). Perencanaan Pangan dan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.
Suryani, L. (2019). Manajemen Distribusi Makanan Pada Program Gizi Sekolah Dasar. Jurnal Gizi Indonesia, 8(1), 23–30.
Tarigan, I. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan Indonesia, 15(2), 85–92.
Wahyuni, S. (2021). Pola Makan Bergizi dan Kualitas Hidup Anak Usia Sekolah. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 10(3), 120–128.
Wibowo, A. (2019). Peran Stakeholder dalam Keberhasilan Program Kesehatan Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 7(2), 89–97.
Wulandari, R. (2021). Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi di Sekolah Dasar. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 10(3), 155–162.
Yuliana, S. (2020). Persepsi Guru dan Siswa Terhadap Program Makanan Tambahan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 9(1), 50–58.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eko Yulianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License





