Praktik Kewarganegaraan Ekologi sebagai Fondasi Penguatan Ketahanan Masyarakat: Kajian di Kampung Malaus, Kabupaten Sorong

Authors

  • Dwi Septipane Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Pat Kurniati Institut Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37640/jcv.v6i2.3083

Keywords:

Kewarganegaraan ekologi, Ketahanan masyarakat, Modal sosial, Tindakan kolektif, Pengelolaan lingkungan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kewarganegaraan ekologi masyarakat Kampung Malaus, mengidentifikasi modal sosial yang mendukung pengelolaan lingkungan, serta menganalisis potensinya sebagai fondasi penguatan ketahanan masyarakat pada tingkat lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan dilaksanakan pada tahun 2025 di Kampung Malaus, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik kewarganegaraan ekologi masyarakat petani di Kampung Malaus, modal sosial yang mendukung pengelolaan lingkungan dan tindakan kolektif, serta potensinya sebagai fondasi penguatan ketahanan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan terdiri atas 15 kepala keluarga yang seluruhnya berprofesi sebagai petani dan dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan dalam aktivitas pertanian serta interaksi dengan lingkungan dan sumber daya alam. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui pengelompokan, perbandingan, dan interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kewarganegaraan ekologi tercermin melalui pemanfaatan limbah organik, pemeliharaan lingkungan, pengelolaan lahan pertanian, dan perhatian terhadap sumber mata air. Gotong royong dan hubungan kekeluargaan menjadi modal sosial bagi kerja sama. Namun, praktik ekologis dan modal sosial tersebut belum sepenuhnya terorganisasi menjadi tindakan kolektif yang berkelanjutan, ditandai kegiatan lingkungan yang belum rutin serta aktivitas kelompok tani yang belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kewarganegaraan ekologi memerlukan kapasitas kelembagaan yang mampu mengorganisasikan kepedulian ekologis dan modal sosial menjadi tindakan kolektif berkelanjutan sebagai salah satu fondasi penguatan ketahanan masyarakat.

References

Abdillah, A., Widianingsih, I., Buchari, R. A., & Nurasa, H. (2025). Resilience governance: A concepts analysis and research synthesis. Discover Environment, 3, Article 50. https://doi.org/10.1007/s44274-025-00229-3

Andini, S., Saryono, S., Fazria, A. N., & Hasan, H. (2022). Strategi pengolahan sampah dan penerapan zero waste di lingkungan Kampus STKIP Kusuma Negara. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 273–281. https://doi.org/10.37640/jcv.v2i1.1370

Dobson, A. (2003). Citizenship and the environment. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/0199258449.001.0001

Kailola, J., Purwanto, R. H., Sumardi, & Faida, L. R. W. (2023). Assessing social capital in community forest management in the Mount Hamiding Protection Forest, North Halmahera District, North Maluku, Indonesia. Biodiversitas, 24(1), 431–440. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240150

Kasmawati, A. (2023). Ecological citizenship discourse: A critical study of citizenship education in Indonesia. Humaniora, 14(1), 23–30. https://doi.org/10.21512/humaniora.v14i1.8016

Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2017). Characteristics of qualitative descriptive studies: A systematic review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/nur.21768

Lessy, M. R., Lassa, J., & Zander, K. K. (2026). Towards resilient communities: Adopting Destana standard to measure community resilience for small islands in Indonesia. Environmental Management, 76, Article 6. https://doi.org/10.1007/s00267-025-02306-y

Panahi, M. M., & Moayerian, N. (2025). Seeds of resilience: How social capital cultivates community strength in environmental crisis management. Journal of Environmental Management, 380, 124937. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2025.124937

Pudjiastuti, S. R., Saryono, & Hardianto, L. (2024). Ecological citizenship based on green constitution through environmental education. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 16(1), 132–140. https://doi.org/10.37640/jip.v16i1.2088

Pudjiastuti, S. R., Iriansyah, H. S., Utami, P. P., Vioreza, N., & Saryono. (2025). Pemberdayaan anggota DPRD dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian berkelanjutan di Propinsi Jawa Tengah. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 5(1), 31–43. https://doi.org/10.37640/japd.v5i1.2296

Puspita, I. J., Suharjito, D., & Supriyanto, B. (2024). Social capital in collective action on water resources management in Buleleng, Bali, Indonesia. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 14(1), 66–75. https://doi.org/10.29244/jpsl.14.1.66-75

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Sandelowski, M. (2000). Whatever happened to qualitative description? Research in Nursing & Health, 23(4), 334–340. https://doi.org/10.1002/1098-240X(200008)23:4%3C334::AID-NUR9%3E3.0.CO;2-G

Sari, S. C. W., Samsuri, & Wahidin, D. (2020). Penguatan kewarganegaraan ekologis untuk mewujudkan ketahanan lingkungan (Studi di Kampung Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta). Jurnal Ketahanan Nasional, 26(1), 87–107. https://doi.org/10.22146/jkn.53816

Silfiana, L., & Samsuri. (2019). Keterlibatan warga negara muda dalam gerakan kewarganegaraan ekologis untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. Jurnal Studi Pemuda, 8(2), 127–139. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.48180

Tripayana, I. N. A., Handayani, N., Artinah, F., & Nikmah, K. (2024). Ecological citizenship: Pelestarian lingkungan masyarakat adat berbasis kearifan lokal. ASANKA: Journal of Social Science and Education, 5(1), 79–89. https://doi.org/10.21154/asanka.v5i1.9545

Wahidin, D., & Setyowati, R. N. (2026). Building ecological citizenship awareness for a healthy Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 23(1), 222–237. https://doi.org/10.21831/jc.v23i1.89110

Zhao, G., Hui, X., Zhao, F., Feng, L., Lu, Y., & Zhang, Y. (2025). How does social capital facilitate community disaster resilience? A systematic review. Frontiers in Environmental Science, 12, 1496813. https://doi.org/10.3389/fenvs.2024.1496813

Zulkarnaini, Sujianto, Wawan, Muchid, & Mashur, D. (2023). Strengthening community social capital in peatland management. Sosiohumaniora, 25(1), 44–51. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v25i1.36963.

Downloads

Published

2026-10-12