Model Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Kampung Naga untuk Ketahanan Pangan
DOI:
https://doi.org/10.37640/jcv.v5i1.2115Keywords:
Kearifan lokal, Pertanian, Pangan, Kampung naga, Studi etnografiAbstract
Ketahanan pangan berhubungan erat dengan pelestarian budaya dan pengetahuan tradisional, termasuk pengetahuan mengenai sistem pertanian, pemilihan benih, dan teknik pengolahan pangan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan kearifan lokal dalam sistem pertanian di Kampung Naga menggunakan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kuncen Kampung Naga, pemandu adat, serta anggota masyarakat setempat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem pertanian di Kampung Naga mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Setiap tahapan, mulai dari penentuan musim tanam hingga pengelolaan hasil panen, dilakukan dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan komunitas. Hal ini menggarisbawahi pentingnya kearifan lokal dalam menjaga ketahanan pangan melalui pendekatan pertanian berkelanjutan yang berbasis pada nilai-nilai budaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Citizenship Virtues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

