Sosialisasi Strategi Meningkatkan Ketahanan Budaya di Masa Pandemi COVID-19 di Desa Banyu Asih Bogor
DOI:
https://doi.org/10.37640/jcv.v2i1.1371Keywords:
Ketahanan Budaya, Masa Pandemi, Pandemi Covid-19Abstract
Perubahan sosial akan selalu terjadi sepanjang masa, mengingat perubahan dalam masyarakat dapat mengenai nilaisocial dan norma social. Pola perilaku masyarakat pun terus bergerak, berkembang dan berubah. Pandemi COVID-19 seakan menjadi katalisator penggerak perkembangan budaya melalui daring digital. Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran pandemic COVID-19 secara massif dan sistematis.Fenomena terjadinya pandemic COVID-19 ini merupakan masalah kita bersama. Virus ini tentu merubah alam pikir kita sebagai manusia, perubahan cara bersikap untuk menjalankan protocol kesehatan dan hal tersebut sangat tidak mudah. Strategi budaya untuk mengubah perilaku sangat diperlukan.termasuk di Desa Banyu Asih, Cigudeg Kabupaten Bogor. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Data diolah melaluianalisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi, inovasi dan kreativitas akan membawa kemajuan pada kebudayaan secara keseluruhan. Kemajuan ini secara otomatis akan berperan besar dalam hadirnya prestasi, baik bagi olahraga, olah rasa, dan olah karsa sebagai hasil dari keberhasilan investasi budaya yang secara utuh berwujud kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
References
Beck, J.S & Beck, A.T.(2011), Cognitive Behavior Therapy.New York: Basics and beyond. Guilford Publication.
Ghaemi, N.(2020, March 24). The Psychology of Pandemic Denial:Why do some people reject the science of public healt ?(Blog post). Retrieved from https://www.psycologytoday.com/us/blog/mood-swings/202003/the-psychologypandemic-denial.
Indradin & Irwan,(2016) Strategi dan Perubahan Sosial Yogyakarta: Deepublish 37-39
Knoll,JL.(2020,March 30). Panic and Pandemics:The Return of the Absurd.(Blog post). Retrieved fromhttps://www.psychiatriatrictimes.com/coronavirus/panic-and-pandemicsretum-absurd
Norberg, M. Rucker, D.(2020, March 20), Psychology can explain why coronavirus drives us tu panic buy. It also provides tips on how to stop.(Blog post). Retrieved from https://theconverstion.com/psychology-can-explain-why-coronavirus-drive-us-to-panicbuy-it-also-privides-tips-on-how-to-stop-134032
Pudjiastuti, Sri Rahayu, (2019), Penelitian Pendidikan, Yogyakarta: Media Akademi
Pudjiastuti, Sri Rahayu (2019), Mengantisipasi Dampak Bencana Alam, Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara. Volume 10 No.2 p.1-14.
Pudjiastuti, Sri Rahayu & Nestiyanto Hadi (2020), The Effect of Corona Virus on the Global Climate, JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) Volume 4 No.2. p.130-136.
Soekamto,Soerjono , sosiologi suatu pengantar, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2006.
Taylor,S.(2019), The Psychology of Pandemics: Preparing for the Next Global Outbreak of Infectious Disease,England: Cambridge Scholar Publishing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Citizenship Virtues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License











