Pelatihan Guru Geografi SMA di Kota Semarang: Pembelajaran Daring Kependudukan dan Perencanaan Pembangunan
DOI:
https://doi.org/10.37640/japd.v3i2.1769Keywords:
kependudukan, kompetensi guru, pembelajaran daring, perencanaan pembangunanAbstract
Berdasarkan observasi pada lima guru Geografi SMA kelas XI di Kota Semarang, terdapat permasalahan yang dialami oleh setiap guru dalam pembelajaran daring selama dan pasca pandemi COVID-19. Permasalahan yang ditemukan memperlihatkan kesamaan kendala dalam memberikan materi mengenai dinamika kependudukan. Banyaknya penerapan rumus-rumus dalam pokok bahasannya dan adanya tuntutan untuk menyediakan perangkat pembelajaran yang dapat memudahkan pemahaman dalam penalaran. Misalnya, menyiapkan media pembelajaran yang diikuti gambar, tabel, data, dan grafik yang menghabiskan banyak waktu. Maka tim melakukan upaya pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pokok bahasan kepedudukan dan perencanaan pembangunan serta kemampuan guru untuk membuat bahan ajar yang menarik. Pelatihan dilakukan secara daring, namun atas permintaan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sesi terakhir pelatihan, dilakukan secara luring. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, dan kegiatan diakhiri dengan evaluasi dan pemberian postes untuk mengukur hasil pelatihan yang dilakukan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kompetensi dan juga mendapatkan respon yang positif mengenai materi pelatihan. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak pelatihan semacam ini untuk membantu guru, bukan hanya dalam penguasaan materi, melainkan juga untuk pembuatan bahan pembelajaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ariyani Indrayati, Andi Darussalam, Edi Kurniawan, Aprilia Findayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

















